Catatan Kesehatan
Endometriosis Menyerang Usia Muda
21-May-2009 18:42:53
![]()
Endometriosis biasanya menyerang remaja dan wanita usia subur, bahkan pascamenopause. Namun, kini penyakit reproduksi itu juga menyerang anak belasan tahun.
Endometrium merupakan lapisan atau jaringan yang membatasi bagian dalam rahim. Endometriosis terjadi ketika ada pertumbuhan jaringan endometrium di luar rongga rahim. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu end (sisi dalam), metra (rahim), dan osis (penyakit). Jadi secara keseluruhan dapat diartikan sebagai penyakit yang berasal dari sisi dalam rahim.
Endometriosis identik dengan imunologis penuh-nyeri karena dalam kandungan timbul perlekatan perlekatan yang menimbulkan nyeri. Penyakit ini memang tidak mematikan, tapi penderitanya bisa dibuat merana sepanjang hayat akibat nyeri berkepanjangan.
Rasa nyeri tersebut bisa bermanifestasi dalam bentuk keluhan atau gejala beragam. Hal inilah yang terkadang menyulitkan dokter menetapkan penyakit ini. Sebabnya, gejala yang muncul acapkali tak menentu dan tidak khas. Bahkan, dapat menyerupai keadaan lain seperti adenomiosis, usus buntu, kista ovarium, obstruksi usus, kanker usus besar, miom uterus, atau penyakit radang panggul.
Keluhan tersering adalah gangguan yang berkaitan dengan haid, seperti nyeri menjelang dan saat haid atau dismenore. Ada juga yang merasa nyeri saat berhubungan seks.
Endometriosis juga bisa berdampak pada kesuburan sehingga kerap dikaitkan dengan kasus kesulitan hamil pada wanita. Namun, seberapa besar dampaknya tergantung dari berat ringannya endometriosis yang diderita.
Mengingat penyakit ini berkaitan dengan organ reproduksi wanita (rahim) dan kadang dicirikan nyeri haid berkepanjangan, maka pada awalnya fungsi kerja estrogen yang abnormal dianggap sebagai biang penyebab. Namun, kemudian diketahui bahwa ternyata seorang pria pun bisa terkena endometriosis (walaupun kasusnya sangat kecil).
Pada umumnya endometriosis merupakan penyakit reproduksi yang banyak menyerang remaja dan wanita usia subur, bahkan pascamenopause. Namun, seiring perkembangan kehidupan modern, usia wanita yang terkena endometriosis menjadi lebih muda.
Dengan begitu, kalau dulu endometriosis acap kali dipersalahkan sebagai penyebab wanita sukar hamil atau ketidaksuburan, tapi kini ternyata remaja usia belasan pun dapat terkena. Usia paling muda yang pernah ditemukan adalah 10 tahun.
Mengapa penyakit yang juga menurunkan produktivitas kerja wanita ini bisa menyerang sejak belia? Kehidupan modern dengan pengaruh global yang menyergap segala bidang menyebabkan perubahan, baik pada lingkungan maupun pola hidup masyarakat. Tayangan visual yang kian beraneka ragam dan tak terkontrol juga bisa mempercepat proses pematangan hormon seorang anak alias puber sebelum waktunya.
Di samping itu, pola makan yang mengandung banyak bahan yang menjadi residu dan aktivitas fisik yang rendah juga turut berperan. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa toksin lingkungan ikut terlibat dalam patogenesis endometriosis. Banyaknya senyawa lingkungan yang berkemampuan mengubah-ubah sistem endokrin atau imun telah membuat pajanan yang terjadi serentak akan bekerja sinergistik.
| Reply Comment | ||
| |
||
| |
||

